Postingan

Menampilkan postingan dengan label Mutiara hikmah

3 Golongan Manuasia Penyambut Ramadhan

Tiga Golongan Manusia Penyambut Ramadhan Alhamdulillah, hamdan naa'imin, ya rabbanaa lakal hamdu walakasysyukru. Berjuta nikmat dan syukur kita layaknya syuhada yang bertemu syurgaNya, layaknya seorang panglima yang sedang meraih kemenangan perang, layaknya seorang perantau yang telah kembali ke negeri asalnya, begitulah gembiranya kita kala menyambut bulan yang penuh cahaya ampunan dan rahmat ini, bulan suci Ramadhan, marhaban yaa Ramadhan, marhaban yaa Ramadhan.. Seiring bergantinya tahun, seiring berputarnya zaman, maka seiring itu pula kita akan menyaksikan begitu banyak fenomena yang dapat kita renungi dan ambil pelajaran darinya. Salah satunya adalah fenomena datangnya bulan yang begitu agung ini, bulan yang paling ditunggu-tunggu seluruh umat nabi Muhammad Shallahu'alaihiwasallam diantara sebelas bulan lainnya. Setidaknya ada tiga golongan manusia pada umumnya dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan. Yang pertama adalah mereka yang begitu sedih dengan kedatangan ...

MASIH PANTASKAH KU BERUCAP ‘ASTAGHFIRULLAH’?

MASIH PANTASKAH KU BERUCAP ‘ASTAGHFIRULLAH’? Saat Allah menyeruku lewat panggilan cinta-Nya.. Ketika fajar mulai tiba aku masih terlelap dalam tidur Ku rapatkan selimut tebalku Ku abaikan panggilan cinta-Nya Padahal aku tahu, Dia-lah yang memberiku rasa kantuk.. Ketika siang hari, panggilan cinta-Nya kembali menggema Tapi aku memilih sibuk berkutat dengan setumpuk tugas di mejaku Mengejar rizki, padahal Dia-lah Ar-Razaq yang telah melimpahkan rizqi padaku.. Saat sore hari menjelang, panggilan itu kembali berkumandang Ku tinggalkan pekerjaanku, bergegas pulang Tapi tak ku penuhi lagi panggilan-Nya Sore berlalu, kini malam mulai menjelang.. Lantunan cinta Allah telah ku dengar Tapi dengan mudahnya aku menutup telingaku dari-Nya Dengan mudahnya, aku mencari channel TV yang lebih menarik Tak ku pedulikan adzan Isya menyapa. Pett............ listrik padam Aku mengeluh, "sialan gelap!" Tak sadar tadi aku meninggalkan An-Nuur Yang Maha Bercahaya....

MENGEJA LANGKAH SENDIRI

MENGEJA LANGKAH SENDIRI Menceritakan aib orang lain itu ghibah. Daya rusaknya sama dengan memakan bangkai saudara sendiri. Orang baik-baik akan membenci perbuatan tersebut. Hanya orang-orang jahat yang tega melakukan perbuatan yang hanya pantas dilakukan oleh binatang. Perumpamaan ghibah dengan memakan daging saudaranya itu terdapat dalam alQuran. Dengan ayat itu Tuhan mengingatkan manusia, agar jangan berbuat seperti binatang. Tetapi Tuhan juga memberi tahu bahwa, manusia bisa lebih buruk kelakuannya dari binatang. Sehingga, perbuatan yang biadab dan hanya pantas dilakukan oleh binatang, dilakukan oleh banyak orang. Kelakuan orang jahat yang sekelas binatang tidak segan menggunakan cara biadab untuk menjatuhkan orang lain yang dianggap "musuh", yaitu siapapun yang berupaya menghalangi keinginan jahatnya. Membuka aib orang lain untuk menjatuhkan "musuh" adalah cara yang mudah dan murah. Itulah cara yang dianggap jitu untuk menebar kebencian, demi m...

Renungan tentang kehidupan

Makna Kehidupan   Allah (Ar-Rohman)Yang Maha Baik memberi kita ikan, tetapi kita harus mengail untuk mendapatkannya. Demikian juga Jika kamu terus menunggu waktu yang tepat, mungkin kamu tidak akan pernah mulai. Mulailah sekarang… mulailah di mana kamu berada sekarang dengan apa adanya. Jangan pernah pikirkan kenapa kita memilih seseorang untuk dicintai, tapi sadarilah bahwa cintalah yang memilih kita untuk mencintainya. Perkawinan memang memiliki banyak kesusahan, tetapi kehidupan lajang juga memiliki suka-duka. Buka mata kamu lebar-lebar sebelum menikah, dan biarkan mata kamu setengah terpejam sesudahnya. Menikahi wanita atau pria karena kecantikannya atau ketampanannya sama seperti membeli rumah karena lapisan catnya. Harta milik yang paling berharga bagi seorang pria di dunia ini adalah hati seorang wanita. Begitu juga Persahabatan, persahabatan adalah 1 jiwa dalam 2 raga Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah ki...

Kata-kata Bijak Islami

100 Untaian Kata-kata Bijak Islami Tentang Kehidupan   Kata-kata Bijak Islami Tidaklah dunia menjadi menjadi obsesi seseorang, melainkan menjadi melekat di hatinya terhadap empat perkara; kefakiran yang tak kenal kekayaan, keinginan yang tak pernah putus-putus, kesibukan yang tak pernah habis, dan angan-angan yang tak ada putusnya. Kehidupan ini tidak menjanjikan kebahagiaan sepanjang masa. Kadangkala manusia diasak dengan perbagai dugaan dan ujian. Saat kita takut akan sakitnya panas api, kenapa kita membiarkan bara api kemarahan dan kebencian menyakiti jiwa kita? Orang muslim itu saudara bagi orang muslim lainnya. Dia tidak menzhaliminya dan tidak pula membiarkannya dizalimi. Tujuan adalah kompas kehidupan, hidup tanpa tujuan umpama kapal tanpa nahkoda, hanyut di tengah lautan. Terombang-ambing dihantam arus dan gelombang kehidupan. Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun. Dan dia memberi kamu pendengaran, penglihat...

[Syair Muhasabah] Renungan Kematian

[Syair Muhasabah] Renungan Kematian   Rosulullahi   -shollallohu alaihi wasallam- telah bersabda: “Perbanyaklah mengingat pelebur kenikmatan!” (yakni: kematian) [HR. Tirmidzi dan yang lainnya, dengan sanad yang Hasan ]. Mari mengingatnya melalui bait-bait berikut: سَوْفَ يَمضِي بِنَا مَركبٌ لِلْوَداع يَسْتَحِثُّ الخُطى والدُّموع الشِّراع عَالَمٌ لم يــزلْ يَسْتَلِذُّ الْمَتَاع أنْتُمُ إخْـوَتِي خَيْرُ هَذَا الْمَتَاع Kita akan diangkut oleh ‘kendaraan perpisahan’ (baca: keranda kematian) Yang harus diusung dg langkah kaki dan derasnya air mata kesedihan (Meski) dunia terus mengajak kita, menikmati keindahannya Dan kalianlah sahabat-sahabatku, sebaik-baik keindahannya آهٍـ يَا إخْوَتِي بُـعدُكم لا يُراد كيف أنسى أخي كيف يحلو الرقاد Sahabat-sahabatku… Jauhnya kalian (karena kematian), tak mungkin diharapkan lagi Bagaimana kan kulupakan sahabatku, bagaimana pula tidur indah kan kunikmati دمْعُ عَيْنِي جرَى واستطَالَ السَّوَاد يا إلَهَ الوَرَى اُلْطُفَنْ...

Renungan Menghadapi Kematian

Gambar
Renungan Menghadapi Kematian   Oleh: Hanif Nur Fauzi “Seandainya kematian merupakan tempat peristirahatan yang tenang dari seluruh keluh kesah hidup manusia di dunia… niscaya kematian merupakan suatu kabar gembira yang dinanti-natikan bagi setiap insan… Akan tetapi kenyataannya berbeda… setelah kematian itu ada pertanggung jawaban dan ada kehidupan…” Kematian Adalah Kepastian Betapa banyak berita kematian yang sampai di telinga kita, mungkin mengkhabarkan bahwa tetangga kita, kerabat kita, saudara kita atau teman kita telah meninggal dunia, menghadap Allah Ta’ala . Akan tetapi betapa sedikit dari diri kita yang mampu mengambil pelajaran dari kenyataan tersebut. Saudaraku, kita tidak memungkiri bahwa datangnya kematian itu adalah pasti. Tidak ada manusia yang hidup abadi. Realita telah membuktikannya. Allah Ta’ala telah berfirman. “Setiap jiwa pasti akan mengalami kematian, dan kelak pada hari kiamat saja lah balasan atas pahalamu akan disempurnakan, barang siapa yang...

Kumpulan Al - Mahfudhot

Kumpulan Mahfudhot Lengkap (bag II) Berikut   Kumpulan Mahfudhot Lengkap (bag II)  : 21.  العِلْمُ بِلاَ عَمَلٍ كَالشَّجَرِ بِلاَ ثَمَر Ilmu tiada amalan bagaikan pohon tidak berbuah. 22.  الاتِّحَادُ أَسَاسُ النَّجَاحِ Bersatu adalah pangkal keberhasilan. 23. لاَ تَحْتَقِرْ مِسْكِيْنًا وَكُنْ لَهُ مُعِيْناً Jangan engkau menghina orang miskin bahkan jadilah penolong baginya. 24.  الشَّرَفُ بِالأَدَبِ لاَ بِالنَّسَبِ Kemuliaan itu dengan adab kesopanan, (budi pekerti) bukan dengan keturunan. 25.  سَلاَمَةُ الإِنْسَانِ فيِ حِفْظِ اللِّسَانِ Keselamatan manusia itu dalam menjaga lidahnya (perkataannya). 26.  آدَابُ المَرْءِ خَيْرٌ مِنْ ذَهَبِهِ Adab seseorang itu lebih baik (lebih berharga) daripada emasnya. 27.  سُوْءُ الخُلُقِ يُعْدِي Kerusakan budi pekerti/akhlaq itu menular. 28.  آفَةُ العِلْمِ النِّسْياَنُ Bencana ilmu itu adalah lupa. 29. إِ ذَا صَدَقَ العَزْمُ وَضَحَ السَّبِيْلُ Jika benar kemauannya niscaya terbukalah jalannya. 3...

Pantun Nasehat Agama Terbaik Terbaru

Gambar
Pantun Nasehat Agama Terbaik Terbaru Pantun Nasehat   Agama Terbaru yang sangat islami bisa di jadikan pembelajaran bagi semua segi dalam kehidupan anda yang senantiasa memberikan nasehat nasehat terbaik dalam meningkatkan level kehidupan yang lebih baik pada diri anda . Namun jika anda memerlukan sebuah pantun yang bisa di jadikan bahan tertawa ada banyak tersedia di sini seperti  pantun jenaka , lucu dan lain sebagainya yang bisa membuat anda sedikit lepas dati rasa kejenuhan dalam mengarungi sebuah kehidupan . Kita simak saja langsung  Pantun  yang tertera tepat di bawah ini: Pergi ke tasik hanya untuk beli tas di sebuah warung kita istirahat apa kabar semua pelanggan sabataz semoga semuanya dalam keadaan sehat Sarapan pagi yang enak makan roti Biar kenyang makannya sekaligus dua kepada orang tua marilah kita berbakti Karena Ridho Allah tergantung ridho orang tua Di tempat sampah banyak terdapat lalat Disemprot pembasmi serangga biar lalatnya mati Sung...